Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Agustus 2014

Untitled (Between The Lines)


Aku tinggal di menara tertinggi dengan beberapa aturan yang membelenggu kaki, tangan, pikiran, dan hatiku
Dia dengan sebuah kata bebas yang menempel lekat di dahinya dan tanpa sedikitpun aturan yang merekat padanya
Kita bagaikan sebuah hari dan petang,

Minggu, 21 April 2013

Aku, Dia, Teman, dan Cinta


Aku adalah waktu yang terus berjalan,…
mengikuti peredaran bumi, mengitari dan menjalani tiap kisah yang kemudian terlukis di tiap dinding dan segala sudut ruang dan waktu,..
aku adalah sebuah angin yang berhembus,…
melewati ruang dan waktu, menembus awang-awang, 
dan meniup jauh hamparan pasir putih di ujung pantai hati,

Dia, adalah sang waktu yang selalu aku tunggu jawabnya
Dia adalah matahari yang selalu aku tunggu kedatanganya 
Dia adalah sebuah bintang yang jauh melintang dan membentuk sebuah gugusan terang
Dia adalah kepingan teka-teki yang tak terpecahkan

Teman adalah sebuah kotak yang menyimpan berbagai cerita dan kisah
Teman adalah gambaran kebersamaan yang terbingkai baja
Teman adalah rasa suka dan duka dalam satu wadah
Teman adalah sebuah menara tinggi Eiffel yang mencakar membelah awan
Teman adalah suatu masa yang akan terus berjalan dan takkkan pernah henti

Cinta adalah rasa yang mewarnai dan membumbui sepersekiannya menjadi bagian yang lebih nyata karna,..
Cinta adalah serpihan rasa suka dan duka dalam setiap kisahnya,..

Sabtu, 16 Maret 2013

‘Sepersekian kenangan,...’



Kenangan itu seperti dinding tua sekolah, merapuh dan kembali tertutup dengan cat baru
Kenangan itu seperti rintik hujan, jatuh, lalu hilang  oleh sapuan angin
Kenangan itu seperti jejak kaki di pasir pantai yang tersapu ombak
Kenangan itu seperti sebuah detikan waktu, berjalan, berlalu, tanpa henti
Kenangan itu bagai tetesan air mata, membasahi pipi, dan mengering kemudian